Sabtu

Cara Mudah Sembuhkan Batuk Secara Alami [Herbal] dengan Daun Sirih

batuk
Batuk
ade-xx -  Selamat Malam teman-teman blogger?? Apakah baik-baik saja?? Semoga saja begitu. Kali ini saya akan share tips mudah dan aman hilangkan batuk tanpa efek samping, karena HERBAL.  Langsung saja.

Batuk, itulah penyakit yang masih sering terjadi disekitar kita, nah bagaimana cara mengobati batuk secara herbal??nah saya akan memberikan tipsuntuk menghilangkan batuk secara herbal. Yaitu dengan menggunakan daun sirih, nah memang sebagaian orang menganggap rasa daun sirih itu pahit, tapi dibalik kepahitannya dapat menghilangkan batuk.

daun sitih
Daun Sirih


Bahan :


  1. Daun Sirih Hijau/Merah ( Lebih baik hijau, karena kalo yang merah super pahit, untuk sirih hijau ambil 2 helai daun, untuk merah ambil 1 daun saja )
  2. Air panas
Cara :
  1. Siapkan gelas
  2. Masukan Daun sirih ke dalam gelas
  3. Tuangkan Air Panas
Nah itu bisa anda minum 3 kali sehari, Insya Allah batuk anda akan cepat sembuh..



Read more >>

Warcraft III Map | DotA 6.74c AI |


    Akhirnya Warcraft III Map | DotA 6.74c AI | keluar juga dan siap untuk di serbu, bagi yang mau dan jago DotA tentunya siap - siap hajar yang satu ini, wkwkwk . . .

    Version Log:
  • All new Item system. The new items system tries to mimic human behavior. Builds are being built by stages: starting, core, luxury stage. After core, AI picks up random luxury items… more variations.
  • Added AI support for all new 4 heroes
  1. - Dragonus, Skywrath Mage
  2. - Rizzrak, Goblin Shredder
  3. - Xin, Ember Spirit
  4. - Tresdin, Legion Commander
Mau tahu ?? Coba aja dulu, dijamin gak akan nyesel kok, hehehe,,



Langsung di seddoooott ya . !!
Download | Warcraft III Map | DotA 6.74c AI | |

____________________________________________________
Mari Kita Saling Menghargai Sesama Blogger
Mohon maaf jika ada kesalahan, karena semua yang di posting di blog
ade-xx Media ini telah di uji coba dahulu oleh admin.
^_^ Terima kasih ^_^
____________________________________________________
Read more >>

Jumat

DEATH SPANK : Thongs Of Virtue


    DEATH SPANK : Thongs Of Virtue adalah sebuah game RPG yang dipenuhi dengan humor ala barat. DEATH SPANK merupakan ultra-hero yang berguna untuk mengalahkan kejahatan yang ada.

     Minimum System Requirements:
  • OS: Windows XP/Vista/7
  • Processor: Intel Pentium 4 @ 1.8 GHz / AMD Athlon XP 1800+
  • Memory: 1 Gb
  • Hard Drive: 1.2 Gb free
  • Video Memory: 256 Mb
  • Video Card: nVidia GeForce 6800 / ATI Radeon X1650
Mau tahu ?? Coba aja dulu, dijamin gak akan nyesel kok, hehehe,,


Langsung di seddoooott ya . !!
Download | DEATH SPANK : Thongs Of Virtue | 1,3 GB

____________________________________________________
Mari Kita Saling Menghargai Sesama Blogger
Mohon maaf jika ada kesalahan, karena semua yang di posting di blog
ade-xx Media ini telah di uji coba dahulu oleh admin.
^_^ Terima kasih ^_^
____________________________________________________

Read more >>

step by step instalasi joomla 1.5.2 di ubuntu 7.10 / edubuntu 7.10

9G54XFTE222J
berikut adalah step by stepinstalasi joomla 1.5.2 di ubuntu 7.10 / edubuntu 7.10

instalasi LAMP

system > administration > sypnatic package manajer > edit > mark packages by task... > tandai LAMP server > ok > apply

berhasil install LAMP

masuk ke terminal

ubuntu@ubuntu:~$ su (masuk sebagai root)

Password:

root@ubuntu:/home/ubuntu# cd /var/www

root@ubuntu:/var/www# mkdir backtrack

root@ubuntu:/home/ubuntu/Desktop# tar -xzvf Joomla_1.5.2-Stable-Full_Package.tar.gz -C /var/www/backtrack (file download joomla 1.5.2 saya taruh di /Desktop)

root@ubuntu:/var/www# chmod 777 -R backtrack (untuk memberi hak akses)


buka browser (MFF): http://localhost/backtrack/installation/index.php


installation joomla

1 : Language

2 : Pre-installation Check

3 : License

4 : Database

5 : FTP Configuration

6 : Configuration

7 : Finish


di terminal

root@ubuntu:/var/www# cd backtrack

root@ubuntu:/var/www/backtrack# rm -r installation/


selamat mencoba, KKS (Koreksi Kalau Salah) = CMIIW

Read more >>

TUTORIAL KONFIGURASI UBUNTU SERVER SEBAGAI GATEWAY

9G54XFTE222J
Pada tutorial ini kita akan memulai konfigurasi ubuntu server yang telah terinstall
dalam mesin anda sebagai gateway untuk internet dan dipadukan dengan squid
sebagai transparasi proxy.

1. Dimisalkan ubuntu server telah terinstall dalam mesin anda. Kemudian
silahkan login dengan user yang telah dibuat dalam proses penginstallan.

2. Setelah anda login dengan user yang dibuat, kita akan membuat password
untuk user “root” atau administrator dengan mengetik perintah “sudo passwd
root”, kemudian masukkan password untuk user yang kita buat tadi.
Kemudian baru masukkan password untuk user root dari mesin anda
Tim ICT Center Kabupaten Batang Tahun 2008

3. Jika password yang anda masukkan sama maka anda telah berhasil mengganti
password root. Komentar jika password anda tepat adalah “password
updated successfully”

4. Untuk mengecek apakah anda telah dapat login dengan user root ketik “exit”
kemudian login lagi dengan user root dan masukkan password root yang telah
dibuat.
Tampilan jika telah berhasil login dengan user root.

5. Tahap selanjutnya adalah konfigurasi kartu jaringan ubuntu server yang akan
digunakan sebagai router gateway. Sebelumnnya edit file konfigurasi jaringan
dengan nama interfaces yang terdapat di dalam folder /etc/network.
Perintah : cd /etc/network
vim interfaces

6. Kemudian tambahkan konfigurasi ip untuk jaringan di ethernet yang ke lan
atau eth1. Dalam kasus ini sesuai dengan desain jaringan sebelumnya ethernet
yang ke LAN dengan “IP 192.168.20.1” dan ethernet yang ke INTERNET
atau eth0 dengan “IP 172.19.99.21” dan default “gateway
172.19.99.254” Untuk mulai mengedit file interfaces tekan tombol “I”
pada keyboard sehingga status berubah menjadi “INSERT” setelah
selesai menambahkan konfigurasi tekan tombol “ESC”. Untuk
menyimpan konfigurasi dan keluar dari ketik “:wq”.

7. Kemudian untuk menerapkan konfigurasi diatas kita restart konfigurasi
jaringan dengan menggunakan perintah : /etc/init.d/networking restart

8. Cek perubahan konfigurasi IP dengan perintah : “ifconfig”.

9. Setelah itu tambahkan baris “net.ipv4.ip_forward = 1” di dalam file
sysctl.conf baris terbawah yang terdapat dalam folder /etc/, dengan perintah
“ vim /etc/sysctl.conf ”. Sehingga isi file konfigurasinya menjadi :

10. Setelah itu restart kembali konfigurasi jaringan dan coba ping ke alamat
www.google.co.id

11. Setelah mesin ubuntu dapat terkoneksi dengan internet ketik perintah : apt-get
update untuk mengupdate database repository yang diperlukan untuk instalasi
software.

12. Setelah proses update, sekarang kita install software squid yang diperlukan
untuk web-chace dan transparasi proxy dengan mengetik perintah : apt-get
install squid.

13. Jika proses instalasi squid telah berhasil lanjutkan dengan menambahkan
perintah iptablesnya melalui perintah :
iptables –t nat –A PREROUTING –i eth1 –p tcp –dport 80 –j DNAT
–to-destination 192.168.20.1:8080
iptables –t nat –A POSTROUTING –s 192.168.20.0/255.255.255.0 –j
MASQUERADE
Maksud dari perintah pertama diatas adalah untuk mengalihkan seluruh paket
yang menuju ke ethernet 1 dengan alamat port 80 untuk dialihkan ke port
8080 yang akan menjadi port service dari squid sehingga setiap paket dapat
di monitoring. Sedangkan perintah kedua digunakan untuk
“memasking” jaringan LAN yang terdapat dibawah router agar hanya
ip publik router ubuntu saja yang dikenal di internet.

14. Kemudian Simpan Konfigurasi iptables dengan mengetik perintah : iptablessave
> /etc/network/iptables

15. Agar konfigurasi selalu dapat berjalan saat mesin ubuntu server dihidupkan
ulang atau booting tambahkan baris berikut :
“iptables-restore /etc/network/iptables” di dalam file rc.local yang
terdapat pada folder /etc/init.d/

16. Kemudian restart service dengan menggunakan perintah
“/etc/init.d/rc.local start”.

17. Langkah selanjutnya adalah konfigurasi squid. Caranya adalah dengan
berpindah ke dalam folder /etc/squid dengan menggunakan perintah
“cd /etc/squid”, kemudian edit file squid.conf dan sesuaikan
konfigurasinya menjadi seperti dibawah ini :
http_port 8080 transparent
acl QUERY urlpath_regex cgi-bin \?
#redirect_program /usr/bin/adzapper.wrapper
ipcache_size 2056
ipcache_low 90
ipcache_high 95
cache_mem 95 MB
maximum_object_size 10096 KB
maximum_object_size_in_memory 8 KB
cache_access_log /var/log/squid/access.log
cache_dir ufs /var/spool/squid 900 16 256
cache_log /var/log/squid/cache.log
cache_store_log /var/log/squid/store.log
#Recommended minimum configuration:
acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0
acl manager proto cache_object
acl localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255
acl to_localhost dst 127.0.0.0/8
acl SSL_ports port 443 # https
acl SSL_ports port 563 # snews
acl SSL_ports port 873 # rsync
acl Safe_ports port 80 # http
acl Safe_ports port 21 # ftp
acl Safe_ports port 443 # https
acl Safe_ports port 70 # gopher
acl Safe_ports port 210 # wais
acl Safe_ports port 1025-65535 # unregistered ports
acl Safe_ports port 280 # http-mgmt
acl Safe_ports port 488 # gss-http
acl Safe_ports port 591 # filemaker
acl Safe_ports port 777 # multiling http
acl Safe_ports port 631 # cups
acl Safe_ports port 873 # rsync
acl Safe_ports port 901 # SWAT
acl purge method PURGE
acl CONNECT method CONNECT
#Recommended minimum configuration:
Tim ICT Center Kabupaten Batang Tahun 2008
# Only allow cachemgr access from localhost
http_access allow manager localhost
http_access deny manager
http_access deny !Safe_ports
http_access deny CONNECT !SSL_ports
#http_access deny to_localhost
#================konfigurasi client ================
acl bahaya url_regex "/etc/squid/blokir.txt"
http_access deny bahaya
acl client src 192.168.20.0/24
http_access allow client
#httpd_accel_port 80
#httpd_accel_host virtual
#httpd_accel_single_host off
#httpd_accel_with_proxy on
#httpd_accel_uses_host_header on
http_access allow localhost
http_reply_access allow all
visible_hostname server-smk1.or.id
cache_mgr admin@smk1batang.or.id
forwarded_for on
ie_refresh on

18. Kemudian buat sebuah file didalam folder /etc/squid dengan nama blokir.txt.

19. Setelah mengedit file squid.conf simpan konfigurasi dan restart service squid
dengan mengetik perintah : /etc/init.d/squid restart.

20. Setelah semua konfigurasi selesai, setting ip di client dengan menggunakan
gateway dari ip lan ubuntu server, dimana ipnya adalah 192.168.20.1
kemudian lakukan tes ping ke alamat www.google.co.id

21. Jika berhasil silahkan coba browsing dari client, jika konfigurasi anda benar
akan terbuka alamat yang anda tuju.














Read more >>

tutorial Instalasi Wordpress di LAMP pada Ubuntu

9G54XFTE222J
Hal-hal yang diperlukan untuk instalasi

You need access to your site and its directory and software to proceed with the installation. Anda memerlukan akses ke situs Anda dan direktori dan perangkat lunak untuk melanjutkan dengan instalasi, antara lain :


* An access to your web server (via shell or FTP ) Sebuah akses ke web server (melalui shell atau FTP)
* A text editor Sebuah editor teks
* An FTP Client (if you need to install WordPress on a remote server) Sebuah Klien FTP (jika anda perlu menginstal WordPress di server jauh)
* Your web browser of choice Browser web pilihan

Things You Need to Do For The Installation Hal-hal yang perlu anda lakukan untuk instalasi

Begin your installation by: Anda mulai dengan instalasi:

1. Checking to ensure that you and your web host have the minimum requirements to run WordPress . Memeriksa untuk memastikan bahwa Anda dan web host memiliki persyaratan minimum untuk menjalankan WordPress.
2. Download the latest release of WordPress. download rilis terbaru dari WordPress.
3. Unzip the downloaded file to a folder on your hard drive. Unzip file yang didownload ke folder pada hard drive anda.
4. Print this page out so you have it handy during the installation. Cetak halaman ini keluar sehingga Anda memiliki itu berguna ketika melakukan instalasi.

Famous 5-Minute Install Terkenal 5 Menit Instalasi

Here's the quick version of the instructions, for those that are already comfortable with performing such installations. Berikut ini versi cepat petunjuk, bagi mereka yang sudah nyaman dengan melakukan instalasi tersebut. More detailed instructions follow. Lebih rinci petunjuk ikuti.

1. Download and unzip the WordPress package, if you haven't already. Download dan unzip dalam paket WordPress, jika Anda belum.
2. Create a database for WordPress on your web server, as well as a MySQL user who has all privileges for accessing and modifying it. Buat database untuk WordPress pada server Web Anda, juga sebagai user MySQL yang memiliki semua hak untuk mengakses dan memodifikasi itu.
3. Rename the wp-config-sample.php file to wp-config.php . Nama wp-config-sample.php file wp-config.php.
4. Open wp-config.php in your favorite text editor and fill in your database details . Buka wp-config.php favorit Anda dalam editor teks dan isi rincian database anda.
5. Place the WordPress files in the desired location on your web server: Letakkan file WordPress di lokasi yang dikehendaki pada server Web Anda:
* If you want to integrate WordPress into the root of your domain (eg http://example.com/ ), move or upload all contents of the unzipped WordPress directory (but excluding the directory itself) into the root directory of your web server. Jika Anda ingin mengintegrasikan WordPress ke dalam akar domain Anda (misalnya http://example.com/), memindahkan atau meng-upload semua isi dari direktori unzipped WordPress (tetapi tidak termasuk direktori itu sendiri) ke root direktori web server Anda.
* If you want to have your WordPress installation in its own subdirectory on your web site (eg http://example.com/blog/ ), rename the directory wordpress to the name you'd like the subdirectory to have and move or upload it to your web server. Jika Anda ingin memiliki instalasi WordPress Anda sendiri dalam subdirektori pada situs web Anda (misalnya http://example.com/blog/), nama direktori wordpress untuk nama yang Anda ingin untuk memiliki subdirektori dan memindahkan atau meng-upload Anda ke web server. For example if you want the WordPress installation in a subdirectory called "blog", you should rename the directory called "wordpress" to "blog" and upload it to the root directory of your web server. Misalnya jika Anda ingin instalasi WordPress di sebuah subdirektori yang bernama "blog", Anda harus mengubah nama direktori yang disebut "susu" untuk "blog" dan meng-upload ke root direktori web server Anda.

Hint : If your FTP transfer is too slow read how to avoid FTPing at : Step 1: Download and Extract . Petunjuk: Jika anda transfer FTP terlalu lambat membaca cara untuk menghindari FTPing di: Langkah 1: Download dan Extract.
6. Run the WordPress installation script by accessing wp-admin/install.php in your favorite web browser. Jalankan skrip instalasi WordPress dengan mengakses wp-admin/install.php favorit Anda di web browser.
* If you installed WordPress in the root directory, you should visit: http://example.com/wp-admin/install.php Jika anda menginstal WordPress di root direktori, Anda harus mengunjungi: http://example.com/wp-admin/install.php
* If you installed WordPress in its own subdirectory called blog , for example, you should visit: http://example.com/blog/wp-admin/install.php Jika anda menginstal WordPress dalam subdirektori bernama blog sendiri, misalnya, Anda harus mengunjungi: http://example.com/blog/wp-admin/install.php

That's it! Itu saja! WordPress should now be installed. WordPress sekarang harus dipasang.

See also: Lihat juga:

* Example WordPress installation Contoh instalasi WordPress
* A Beginner's Guide to Installing Wordpress on Your Own Domain A untuk Pemula Panduan Instalasi wordpress pada domain Anda sendiri
* Visual tutorial on how to install Wordpress Visual tutorial tentang cara menginstal Wordpress
* Screencast: How to Install WordPress on IIS7, Windows Server 2008 Screencast: Cara Install WordPress di IIS7, Windows Server 2008
* Installing WordPress-An Audio-Visual Presentation Instalasi-Wordpress audio-visual presentasi
* WordPress Installation Tutorial Tutorial Instalasi WordPress
* How to install the latest version of WordPress Cara menginstal versi terbaru dari WordPress

Detailed Instructions Petunjuk rinci
Step 1: Download and Extract Langkah 1: Download dan Extract

Download and unzip the WordPress package from http://wordpress.org/download/ . Download dan unzip paket dari WordPress yang http://wordpress.org/download/.

* If you will be uploading WordPress to a remote web server, download the WordPress package to your computer with your favorite web browser and unzip the package. Jika Anda akan meng-upload WordPress untuk remote server Web, men-download WordPress paket ke komputer dengan web browser favorit Anda dan unzip paket.
* If you have shell access to your web server, and are comfortable using console-based tools, you may wish to download WordPress directly to your web server using wget (or lynx or another console-based web browser) if you want to avoid FTPing : Jika Anda memiliki shell akses ke web server, dan nyaman menggunakan alat bantu berbasis konsol, Anda mungkin ingin men-download WordPress langsung ke web server menggunakan wget (atau lynx atau konsol lain berbasis web browser) jika Anda ingin menghindari FTPing:
o wget http://wordpress.org/latest.tar.gz wget http://wordpress.org/latest.tar.gz
o Then unzip the package using: Kemudian unzip paket menggunakan:
tar -xzvf latest.tar.gz tar-xzvf latest.tar.gz

The WordPress package will extract into a folder called wordpress in the same directory that you downloaded latest.tar.gz . WordPress paket yang akan Ekstrak ke dalam folder bernama susu yang sama di direktori yang akan di-download latest.tar.gz.

* If you do not have shell access to your web server, or you are not comfortable using console-based tools, you may wish to deploy WordPress directly to your web server using ZipDeploy . Jika Anda tidak memiliki shell akses ke web server Anda, atau Anda tidak nyaman menggunakan alat bantu berbasis konsol, Anda mungkin ingin menyebarkan WordPress langsung ke server Web Anda menggunakan ZipDeploy.

Step 2: Create the Database and a User Langkah 2: Buat Database dan Pengguna

If you are using a hosting provider , you may already have a WordPress database set up for you, or there may be an automated setup solution to do so. Jika Anda menggunakan hosting selular, Anda mungkin sudah memiliki WordPress database anda untuk anda, atau mungkin ada solusi setup otomatis untuk melakukannya. Check your hosting provider's support pages or your control panel for clues about whether or not you'll need to create one manually. Periksa penyedia hosting Anda mendukung halaman atau Anda kontrol panel untuk petunjuk tentang apakah Anda akan atau tidak perlu membuat satu secara manual.

If you determine that you'll need to create one manually, follow the instructions for accessing phpMyAdmin on various servers , or follow the instructions for Using cPanel or Using phpMyAdmin below. Jika Anda menentukan bahwa Anda perlu membuat satu secara manual, ikuti instruksi untuk mengakses phpMyAdmin pada berbagai server, atau ikuti petunjuk untuk Menggunakan cPanel atau Menggunakan phpMyAdmin di bawah ini.

If you are installing WordPress on your own web server, follow the Using phpMyAdmin or Using the MySQL Client instructions below to create your WordPress username and database. Jika Anda menginstal WordPress pada server Web Anda sendiri, ikuti Menggunakan phpMyAdmin atau Menggunakan MySQL Klien petunjuk di bawah ini untuk menciptakan WordPress username dan database.

If you have only one database and it is already in use, you can install WordPress in it - just make sure to have a distinctive prefix for your tables, to avoid over-writing any existing database table. Jika Anda hanya memiliki satu database dan sudah digunakan, Anda dapat memasang WordPress di dalamnya - hanya pastikan untuk memiliki awalan istimewa untuk Anda meja, untuk menghindari lebih dari apapun yang ada tulisan-tabel database.
Using cPanel Menggunakan cPanel

Main article: Using cPanel Artikel utama: Menggunakan cPanel

If your hosting provider uses cPanel , you may follow these instructions to create your WordPress username and database. Jika Anda menggunakan hosting selular cPanel, Anda dapat ikuti petunjuk untuk membuat Anda WordPress username dan database.

1. Log in to your cPanel . Log in ke account cPanel.
2. Click MySQL Databases . Klik database mysql.
3. If a user relating to WordPress does not already exist under the Users section, create one: Jika pengguna yang berkaitan dengan WordPress sudah tidak ada di bawah Pengguna seksi, membuat satu:
1. Chose a username for WordPress (' wordpress ' is good) and enter it in the UserName field. Memilih nama pengguna untuk WordPress ( 'kaya' yang baik) dan memasukkannya dalam UserName lapangan.
2. Choose a difficult-to-guess password (ideally containing a combination of upper- and lower-case letters, numbers, and symbols), and enter it in the Password field. Pilih-sulit untuk menebak-sandi (idealnya berisi kombinasi atas dan huruf kecil, nomor, dan simbol), dan memasukkannya dalam Password lapangan.
3. Write down the username and password you chose. Catat username dan password yang Anda pilih.
4. Click Add User . Klik menambahkan pengguna.
4. If a database relating to WordPress does not already exist under the Databases section, create one: Jika database yang berkaitan dengan WordPress sudah tidak ada di bawah bagian Database, membuat satu:
1. Choose a name for your WordPress database (' wordpress ' or ' blog ' are good), enter it in the Db field, and click Add Db . Pilih nama anda WordPress untuk database ( 'kaya' atau 'blog' yang baik), masukkan dalam bidang Db, dan klik Tambah dB.
5. Under Databases , select your WordPress username from the User dropdown, then select your WordPress database from the Db dropdown. Dalam Database, Wordpress username Anda pilih dari dropdown Pengguna, kemudian pilih Anda WordPress database dari dropdown Db. Make sure All is checked under Privileges , then click Add User to Db . Pastikan Semua diperiksa di bawah Privileges, kemudian klik Add User untuk dB.
6. When you return to the main MySQL Account Maintenance screen, cPanel will list information about the database you just created. Bila Anda kembali ke utama MySQL Account Pemeliharaan layar, cPanel akan daftar informasi tentang database yang baru Anda buat. You should see the username you just added to the database (with ALL PRIVILEGES ), as well as a few sample Connection Strings for you to use in Perl or PHP scripts to connect to the database. Anda harus melihat nama pengguna Anda hanya ditambahkan ke database (dengan SEMUA PRIVILEGES), serta beberapa sampel Koneksi Strings untuk Anda untuk digunakan di Perl atau PHP script untuk koneksi ke database. The PHP code will have the following format: Kode PHP yang akan memiliki format berikut:

$dbh = mysql_connect(" hostname ", " username ", "") or die (" message "); $ DBH = mysql_connect ( "hostname", "username", "") atau mati ( "pesan");
mysql_select_db(" databasename "); mysql_select_db ( "databasename");

Write down the values of hostname , username , databasename , and the password you chose. Catat nilai-nilai hostname, username, databasename, dan password yang Anda pilih. (Note that hostname will usually be localhost .) (Catatan nama host yang akan biasanya localhost.)

Using phpMyAdmin Menggunakan phpMyAdmin

If your web server has phpMyAdmin installed, you may follow these instructions to create your WordPress username and database. Jika Anda memiliki web server phpMyAdmin terinstal, Anda dapat ikuti petunjuk untuk membuat Anda WordPress username dan database.

Note: These instructions are written for phpMyAdmin 2.6.0; the phpMyAdmin user interface can vary slightly between versions. Catatan: petunjuk ini ditulis untuk phpMyAdmin 2.6.0; phpMyAdmin user interface yang dapat sedikit berbeda antara versi.

1. If a database relating to WordPress does not already exist in the Database dropdown on the left, create one: Jika database yang berkaitan dengan WordPress sudah tidak ada di Database dropdown di sebelah kiri, membuat satu:
1. Choose a name for your WordPress database (' wordpress ' or ' blog ' are good), enter it in the Create new database field, and click Create . Pilih nama anda WordPress untuk database ( 'kaya' atau 'blog' yang baik), masukkan dalam bidang Buat database baru, dan klik Buat.
2. Click the Home icon in the upper left to return to the main page, then click Privileges . Klik icon Home di sudut kiri untuk kembali ke halaman utama, kemudian klik Privileges. If a user relating to WordPress does not already exist in the list of users, create one: Jika pengguna yang berkaitan dengan WordPress sudah tidak ada dalam daftar pengguna, membuat satu:
1. Click Add a new User . Klik Tambahkan Pengguna baru.
2. Chose a username for WordPress (' wordpress ' is good) and enter it in the User name field. Memilih nama pengguna untuk WordPress ( 'kaya' yang baik) dan memasukkannya dalam Nama pengguna lapangan. (Be sure Use text field: is selected from the dropdown.) (Pastikan Gunakan text field: dipilih dari dropdown.)
3. Choose a difficult-to-guess password (ideally containing a combination of upper- and lower-case letters, numbers, and symbols), and enter it in the Password field. Pilih-sulit untuk menebak-sandi (idealnya berisi kombinasi atas dan huruf kecil, nomor, dan simbol), dan memasukkannya dalam Password lapangan. (Be sure Use text field: is selected from the dropdown.) Re-enter the password in the Re-type field. (Pastikan Gunakan text field: dipilih dari dropdown.) Re-memasukkan sandi dalam Re-jenis lapangan.
4. Write down the username and password you chose. Catat username dan password yang Anda pilih.
5. Leave all options under Global privileges at their defaults. Meninggalkan semua pilihan di bawah Global hak mereka di default.
6. Click Go . Klik Go.
3. Return to the Privileges screen and click the Check privileges icon on the user you've just created for WordPress. Kembali ke Privileges layar dan klik pada ikon Periksa hak pengguna yang baru saja dibuat untuk Wordpress. In the Database-specific privileges section, select the database you've just created for WordPress under the Add privileges to the following database dropdown. Pada Database-hak khusus seksi, pilih database anda baru saja dibuat untuk WordPress di bawah hak Tambahkan ke database dropdown berikut. The page will refresh with privileges for that database. Halaman akan refresh dengan hak untuk database. Click Check All to select all privileges, and click Go . Klik Periksa Semua untuk memilih semua hak, dan klik Buka.
4. On the resulting page, make note of the host name listed after Server: at the top of the page. Pada halaman hasil, membuat catatan yang terdaftar setelah nama host server: di bagian atas halaman. (This will usually be localhost .) (Ini biasanya localhost.)

Using the MySQL Client Menggunakan mysql Klien

If you have shell access to your web server, are comfortable with using the command line, and your MySQL user has the permissions to create MySQL users and databases, you may follow the example session below to create your WordPress username and database. Jika Anda memiliki shell akses ke web server, yang nyaman dengan menggunakan baris perintah, dan Anda pengguna MySQL memiliki izin untuk membuat pengguna dan database MySQL, Anda dapat mengikuti sesi contoh di bawah ini untuk menciptakan WordPress username dan database.

$ mysql -u adminusername -p $ Mysql-u adminusername-p
Enter password: Masukkan sandi:
Welcome to the MySQL monitor. Selamat datang ke MySQL monitor. Commands end with ; or \g. Perintah diakhiri dengan; atau \ g.
Your MySQL connection id is 5340 to server version: 3.23.54 Anda koneksi MySQL id 5340 adalah untuk versi server: 3.23.54

Type 'help;' or '\h' for help. Jenis' membantu; 'atau' \ h 'untuk membantu. Type '\c' to clear the buffer. Type '\ c' untuk menghapus penyangga.

mysql> CREATE DATABASE databasename; mysql> CREATE DATABASE databasename;
Query OK, 1 row affected (0.00 sec) Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

mysql> GRANT ALL PRIVILEGES ON databasename.* TO "wordpressusername"@"hostname" mysql> GRANT PADA SEMUA PRIVILEGES .* KE databasename "wordpressusername" @ "hostname"
-> IDENTIFIED BY "password"; -> IDENTIFIED BY "password";
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec) Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)

mysql> FLUSH PRIVILEGES; mysql> Alirkan PRIVILEGES;
Query OK, 0 rows affected (0.01 sec) Query OK, 0 rows affected (0,01 detik)

mysql> EXIT mysql> keluar
Bye Sampai jumpa
$

In the above: Di atas:

* adminusername will typically be root , unless you have another high-privileged account set up. adminusername biasanya akan menjadi root, kecuali Anda memiliki hak istimewa lain tinggi-setup account.
* wordpress or blog are good values for databasename . wordpress blog atau nilai-nilai yang baik untuk databasename.
* wordpress is a good value for wordpressusername . susu adalah nilai yang baik untuk wordpressusername.
* hostname will usually be localhost . hostname biasanya akan localhost. If you don't know what this value should be, check with your system administrator. Jika Anda tidak tahu apa yang harus nilai ini, periksa dengan administrator sistem Anda. If you are the system administrator, figure out what this value should be. Jika Anda adalah sistem administrator, memahami apa yang harus nilai ini.
* password should be a difficult-to-guess password, ideally containing a combination of upper- and lower-case letters, numbers, and symbols. sandi seharusnya menjadi sulit untuk menebak password, idealnya berisi kombinasi atas dan huruf kecil, nomor, dan simbol.

Write down the values you used for databasename , wordpressusername , hostname , and password . Menuliskan nilai yang digunakan untuk databasename, wordpressusername, nama host, dan password.
Using Plesk Menggunakan Plesk

See: Plesk 7 at tamba2.org Lihat: Plesk 7 di tamba2.org
Step 3: Set up wp-config.php Langkah 3: Mengatur wp-config.php

For the next part, the code you will be looking to change is as follows: Untuk bagian selanjutnya, kode anda akan melihat untuk mengubah adalah sebagai berikut:

// ** MySQL settings ** // / / ** MySQL pengaturan ** / /
define('DB_NAME', 'putyourdbnamehere'); // The name of the database define ( 'DB_NAME', 'putyourdbnamehere'); / / Nama database
define('DB_USER', 'usernamehere'); // Your MySQL username define ( 'DB_USER', 'usernamehere'); / / MySQL username Anda
define('DB_PASSWORD', 'yourpasswordhere'); // ...and password define ( 'DB_PASSWORD', 'yourpasswordhere'); / / ... dan sandi
define('DB_HOST', 'localhost'); // 99% chance you won't need to change this value define ( 'DB_HOST', 'localhost'); / / 99% kesempatan Anda tidak perlu mengubah nilai ini
define('DB_CHARSET', 'utf8'); define ( 'DB_CHARSET', 'utf8');
define('DB_COLLATE', ''); define ( 'DB_COLLATE','');
// Change SECRET_KEY to a unique phrase. / / Ubah SECRET_KEY untuk frase yang unik. You won't have to remember it later, Anda tidak perlu ingat nanti,
// so make it long and complicated. / / Sehingga membuatnya panjang dan rumit. You can visit https://www.grc.com/passwords.htm Anda dapat mengunjungi https: / / www.grc.com / passwords.htm
// to get a phrase generated for you, or just make something up. / / Untuk mendapatkan frase dihasilkan untuk Anda, atau hanya membuat sesuatu atas.
define('SECRET_KEY', 'put your unique phrase here'); // Change this to a unique phrase. define ( 'SECRET_KEY', 'Laksanakan unik frase di sini'); / / Ubah ini untuk frase yang unik.

1. Returning to where you extracted the WordPress package in Step 1 , rename the file wp-config-sample.php to wp-config.php . Kembali ke tempat yang anda Wordpress paket yang diambil dalam Langkah 1, mengubah nama file wp-config-sample.php ke wp-config.php.
2. Open the renamed wp-config.php file in your favorite text editor and fill in the following information, per the example above: Buka diganti wp-config.php file favorit Anda dalam editor teks dan mengisi informasi berikut, per contoh di atas:

DB_NAME DB_NAME
The name of the database you created for WordPress in Step 2 . Nama database yang dibuat untuk WordPress di Langkah 2.
DB_USER DB_USER
The username you created for WordPress in Step 2 . Nama pengguna yang Anda buat untuk WordPress di Langkah 2.
DB_PASSWORD DB_PASSWORD
The password you chose for the WordPress username in Step 2 . Sandi Anda untuk memilih nama pengguna WordPress di Langkah 2.
DB_HOST DB_HOST
The hostname you determined in Step 2 (usually localhost , but not always. See some possible DB_HOST values ). Nama host Anda ditentukan pada Langkah 2 (biasanya localhost, tetapi tidak selalu. Lihat beberapa kemungkinan DB_HOST nilai).
DB_CHARSET DB_CHARSET
The database character set, normally should not be changed. Database set karakter, biasanya tidak boleh diubah. See Editing wp-config.php for details. Lihat Edit wp-config.php untuk rincian.
DB_COLLATE DB_COLLATE
The database collation should normally be left blank. Database pemeriksaan harus biasanya akan dibiarkan kosong. See Editing wp-config.php for details. Lihat Edit wp-config.php untuk rincian.

3. Save the file. Menyimpan file.

* For more extensive details, and step by step instructions for creating the configuration file, refer to Editing wp-config.php . Untuk rincian lebih luas, dan petunjuk langkah demi langkah untuk menciptakan file konfigurasi, lihat Edit wp-config.php.

For information on enabling SSL in WordPress 2.6, see SSL and Cookies in WordPress 2.6 . Untuk informasi mengenai cara mengaktifkan SSL di WordPress 2.6, lihat SSL dan Cookie di WordPress 2.6.
Step 4: Upload the files Langkah 4: Upload file

Now you will need to decide where on your web site you'd like your blog to appear: Sekarang anda perlu memutuskan di mana pada situs web Anda Anda ingin blog Anda untuk muncul:

* In the root directory of your web site. Dalam root direktori situs web Anda. (For example, http://example.com/ ) (Misalnya, http://example.com/)
* In a subdirectory of your web site. Dalam sebuah subdirektori dari situs web Anda. (For example, http://example.com/blog/ ) (Misalnya, http://example.com/blog/)

Note: The location of your root web directory in the filesystem on your web server will vary across hosting providers and operating systems. Catatan: Lokasi Anda di direktori web root filesystem pada server Web Anda akan berbeda-beda di seluruh penyedia layanan hosting dan sistem operasi. Check with your hosting provider or system administrator if you do not know where this is. Periksa dengan hosting selular atau administrator sistem jika anda tidak tahu di mana ini.
In the Root Directory Dalam root direktori

* If you need to upload your files to your web server, use your favorite FTP client to upload all the contents of the wordpress directory (but not the directory itself) into the root directory of your web site. Jika Anda perlu meng-upload file ke web server, favorit Anda menggunakan FTP klien untuk meng-upload semua isi dari direktori wordpress (tetapi tidak direktori itu sendiri) ke dalam direktori root dari situs web Anda.
* If your files are already on your web server, and you are using shell access to install WordPress, move all of the contents of the wordpress directory (but not the directory itself) into the root directory of your web site. Jika file Anda sudah berada pada server Web Anda, dan Anda menggunakan shell akses untuk memasang WordPress, memindahkan seluruh isi dari direktori wordpress (tetapi tidak direktori itu sendiri) ke dalam direktori root dari situs web Anda.

In a Subdirectory Dalam sebuah subdirektori

* If you need to upload your files to your web server, rename the wordpress directory to your desired name, then use your favorite FTP client to upload the directory to your desired location within the root directory of your web site. Jika Anda perlu meng-upload file ke web server Anda, mengubah nama susu dan direktori dengan nama yang anda inginkan, kemudian favorit Anda menggunakan FTP klien untuk meng-upload direktori ke lokasi yang Anda inginkan dalam root direktori situs web Anda.
* If your files are already on your web server, and you are using shell access to install WordPress, move the wordpress directory to your desired location within the root directory of your web site, and rename the directory to your desired name. Jika file Anda sudah berada pada server Web Anda, dan Anda menggunakan shell akses untuk memasang WordPress, susu dan memindahkan direktori ke lokasi yang Anda inginkan dalam root direktori situs web Anda, dan mengubah nama direktori dengan nama yang anda inginkan.

Step 5: Run the Install Script Langkah 5: Jalankan Install Naskah

Point your favorite web browser to start the installation script. Point web browser favorit Anda untuk memulai instalasi script.

* If you placed the WordPress files in the root directory, you should visit: http://example.com/wp-admin/install.php Jika Anda menempatkan file WordPress di root direktori, Anda harus mengunjungi: http://example.com/wp-admin/install.php
* If you placed the WordPress files in a subdirectory called blog , for example, you should visit: http://example.com/blog/wp-admin/install.php Jika Anda menempatkan file WordPress di sebuah subdirektori yang bernama blog, misalnya, Anda harus mengunjungi: http://example.com/blog/wp-admin/install.php

The following screenshots show how the installation progresses. Berikut screenshot menunjukkan bagaimana instalasi berlangsung. Notice in the screen, Entering the details, you enter your Weblog title and your e-mail address. Pemberitahuan di layar, Memasuki rincian, Anda memasukkan Weblog judul dan alamat e-mail Anda. Also displayed is a check-box asking if you would like your blog to appear in search engines like Google and Technorati. Juga ditampilkan adalah kotak menanyakan apakah Anda ingin blog Anda untuk muncul di mesin pencari seperti Google dan Technorati. Leave the box checked if you would like your blog to be visible to everyone, including search engines, and uncheck the box if you want to block search engines, but allow normal visitors. Biarkan kotak dicentang jika Anda ingin blog Anda akan terlihat untuk semua orang, termasuk mesin pencari, dan matikan kotak jika Anda ingin blok mesin pencari, tetapi membolehkan pengunjung biasa. Note all this information can be changed later in your Administration Panels . Catatan semua informasi ini dapat berubah nanti di Administrasi Panel.

Version 2.3 Versi 2,3
WordPress Versi 2,3, Memasuki rincian
WordPress Version 2.3, Entering details WordPress Versi 2,3, Memasuki rincian
WordPress Versi 2,3, Semua dilakukan!
WordPress Version 2.3, All done! WordPress Versi 2,3, Semua dilakukan!
Install Script Troubleshooting Instal script mengatasi masalah

* If you get an error about the database when you run the install script: Jika Anda mendapatkan error tentang database ketika anda menjalankan instalasi script:
o Go back to Step 2 and Step 3 , and be sure you got all the correct database information and that it was entered correctly into wp-config.php . Kembali ke Langkah 2 dan Langkah 3, dan pastikan Anda mendapatkan semua informasi yang benar dan database yang telah dimasukkan dengan benar ke dalam wp-config.php.
o Be sure you granted your WordPress user permission to access your WordPress database in Step 3 . Pastikan Anda memberikan Anda Wordpress izin pengguna untuk mengakses database di WordPress Langkah 3.
o Be sure the database server is running. Pastikan database server berjalan.

Common Installation Problems Masalah umum instalasi

The following are some of the most common installation problems. Berikut ini adalah beberapa yang paling umum masalah instalasi. For more information and troubleshooting for problems with your WordPress installation, check out FAQ Installation and FAQ Troubleshooting . Untuk informasi lebih lanjut dan untuk mengatasi masalah dengan masalah instalasi WordPress Anda, periksa FAQ Instalasi dan FAQ masalah.

I see lots of Headers already sent errors. Saya melihat banyak sekali judul sudah dikirim kesalahan. How do I fix this? Bagaimana cara memperbaikinya?
You probably introduced a syntax error in editing wp-config.php . Anda mungkin memperkenalkan sintaks kesalahan dalam mengedit wp-config.php.

1. Download wp-config.php (if you don't have shell access). Download wp-config.php (jika Anda tidak memiliki shell akses).
2. Open it in your favorite text editor . Buka favorit Anda dalam editor teks.
3. Check that the first line contains nothing but 4. Check that the last line contains nothing but ?> , and that there is no text after it (not even whitespace). Pastikan baris terakhir berisi hanya?>, Dan bahwa tidak ada teks setelah itu (bahkan tidak spasi).
5. If your text editor saves as Unicode, make sure it adds no byte order mark (BOM) . Jika Anda menyimpan sebagai editor teks Unicode, memastikan agar tidak menambah urutan byte tandai (BOM). Most Unicode-enabled text editors do not inform the user whether it adds a BOM to files; if so, try using a different text editor. Kebanyakan Unicode-enabled teks editor tidak menginformasikan pengguna apakah BOM untuk menambahkan sebuah file, jika demikian, coba gunakan editor teks yang berbeda.
6. Save the file, upload it again if necessary, and reload the page in your browser. Simpan file, meng-upload lagi jika diperlukan, dan mengambil kembali halaman dalam browser Anda.

My page comes out gibberish. Saya keluar halaman cara bicara. When I look at the source I see a lot of " " tags. Ketika saya melihat sumber saya lihat banyak "" Tag.
If the tags are being sent to the browser, it means your PHP is not working properly. Jika Tag sedang dikirim ke browser, berarti Anda PHP tidak berfungsi sebagaimana mestinya. All PHP code is supposed to be executed before the server sends the resulting HTML to your web browser. Semua adalah kode PHP yang harus dijalankan sebelum server akan mengirimkan hasil HTML ke web browser Anda. (That's why it's called a pre processor.) Make sure your web server meets the requirements to run WordPress, that PHP is installed and configured properly, or contact your hosting provider or system administrator for assistance. (Oleh sebab itulah disebut pra prosesor.) Pastikan Anda web server memenuhi persyaratan untuk menjalankan WordPress, PHP yang terinstal dan dikonfigurasi dengan benar, atau hubungi hosting selular atau sistem administrator Anda untuk bantuan.

I keep getting an Error connecting to database message but I'm sure my configuration is correct. Saya tetap memperoleh Kesalahan koneksi ke database pesan tetapi saya yakin saya konfigurasi sudah benar.
Try resetting your MySQL password manually. Coba ulang MySQL sandi Anda secara manual. If you have access to MySQL via shell, try issuing: Jika Anda memiliki akses ke MySQL melalui shell, coba penerbitan:

SET PASSWORD FOR ' wordpressusername '@' hostname ' = OLD_PASSWORD(' password '); SET SANDI UNTUK 'wordpressusername' @ 'hostname' = OLD_PASSWORD ( 'password');

If you are using a version of MySQL prior to 4.1, use PASSWORD instead of OLD_PASSWORD . Jika Anda menggunakan versi MySQL sebelum ke 4.1, menggunakan SANDI bukan OLD_PASSWORD. If you do not have shell access, you should be able to simply enter the above into an SQL query in phpMyAdmin. Jika Anda tidak memiliki akses shell, Anda harus dapat cukup masukkan ke dalam SQL di atas permintaan pada phpMyAdmin. Failing that, you may need to use your host's control panel to reset the password for your database user. Kegagalan itu, Anda mungkin harus menggunakan host panel kontrol untuk me-reset password untuk pengguna database anda.

My image/MP3 uploads aren't working. Upload image/MP3 saya tidak bekerja.
If you use the Rich Text Editor on a blog that's installed in a subdirectory, and drag a newly uploaded image into the editor field, the image may vanish a couple seconds later. Jika Anda menggunakan Rich Text Editor pada sebuah blog yang diinstal pada sebuah subdirektori, dan tarik baru-upload foto ke dalam editor lapangan, gambar mungkin lenyap beberapa detik kemudian. This is due to a problem with TinyMCE (the rich text editor) not getting enough information during the drag operation to construct the path to the image or other file correctly. Hal ini disebabkan oleh masalah dengan TinyMCE (editor teks kaya) tidak cukup mendapatkan informasi selama operasi tarik untuk membangun path ke gambar atau file lain dengan benar. The solution is to NOT drag uploaded images into the editor. Solusinya adalah dengan TIDAK tarik-upload foto ke dalam editor. Instead, click and hold on the image and select "Send to Editor." Sebaliknya, terus klik pada gambar dan pilih "Kirim ke Editor."







Read more >>

Angka CHMOD

9G54XFTE222J
Angka-angka seperti 666,664,644,444,777,775,755 dalam urusan hosting linux disebut angka CHMOD (cemot). Saya menyebbutnya angka cemot biar mudah mengingatnya. Biasanya seorang pemula bertidank serba salah dalam memahami apa artinya angka cemot ini. Malah dalam installasi joomla 1.0.xx soal angka ‘aneh’ ini lebih ribet ketimbang Joomla bontot (1.5.xx). Untuk itu saya akan mencoba menguak tabik misteri angka cemot di situs Joomla. Bagi yang sudah mahir dalam CHMOD, mohon bantuannya mengkritisi tulisan ini. Yuk, mari menguliti si CEMOT ini.






Tri Mas Kentir Permissions

Joomla didesain memang untuk gratisan sehingga harus bermain-main juga dengan mesin-mesin gratisan. Salah satunya adalah jenis operasi system web server yang gratisan juga (open source). Namanya si Om Unix atawa Linux. Beda banget dengan Pak de Windows, Linux didesain dengan kerumitan sekuriti yang berlapis dan berlipat. Salah satunya adalah akses keamanan di folder(directory) dan file.

Ada tiga palang ijin yang harus dibedakan dalam mengakses folder dan file di linux/unix. Palang ini oleh Tri Mas Kentir dibagi tiga hak akses (permissions) yaitu

1. Owner Permissions : Ini adalah izin tertinggi dalam penguasaan file dan folder. Owner adalah izin tertingga dalam mengakses segala yang ada dalam system, ruangan batas sumberdaya atau folder.

Bila anda membeli sewa share-hosting web site anda akan mendapat hak owner atas folder atau file yang sudah ditentukan. Jadi anda adalah raja kecil dalam sebuah server. Ada banyak raja kecil yang menguasai hak akses owner/ kepemilikan dalam folder. Biasanya setiap username yang diberikan oleh administrator server hanya terbatas pada folder yang anda miliki. Jadi tidak menguasai seluruh system server. Lain halnya anda memiliki server sendiri (dedicated/private).




2. Group Permissions : Biasanya dalam system yang rumit dan banyak penggunanya diperlukan pengaturan pengelompokkan. Sengaja diciptakan pengelompokkan untuk memudahkan pengontrolan. Oleh karena itu system linux mengadopsi pola kepemilikan kelompok. Disebutnya group. Group-group ini memiliki hak izin akses terhadap folder dan file yang sudah ditentukan. Makanya disebut group permissions.

Kalau anda share hosting, maka pemissions group tidak terlalu dipentingkan. Biarkan saja f default alias tidak diotak-atik. Jangan dilupakan, dalam group itu anda juga bagian dalam kelompok (grup permissions) itu. Jadi berhati-hatilah dalam mengontrol hak akses itu.



3. Other Permissions : Ini merupakan hak izin akses yang diberikan pemilik web site ke user visitor. Jadi orang lain (others) diberikan hak untuk mengakses folder dan situs. Bagaimana caranya? Hal apa saja yang boleh dilakukan? Perlakuan apa aja? Dan apa batasannya



Pertanyaan diatas merupakan langkah selanjutnya untuk membicarakan tindakan, perlakuan, kegiatan, dan upaya apa yang boleh dilakukan oleh ketiga user (Owner,groups,other) tersebut.

Ketiga om-om senang itu yaitu Owner,groups,other mempunyai 3 hak untuk melakukan sesuatu. Mereka dibebaskan boleh melakukan 3 hal dalam mengakses folder dan file. Ketiga hal itu adalah yang pertama boleh melakukan pengubahan atas file dan folder. Disebutkan hak execute (X). Nilai angkanya adalah 1. Sementara bila ia melakukan proses edit,ubah, ganti,rename,copy dan lain-lain dalam urusan menulisi hardisk disebut hak write (tulis). Biasanya disingkat huruf S. Nilai hak ini adalah 2. Yang terakhir adalah hak read ajah. Hak ini hanya untuk melihat-lihat saja, tidak bisa melakukan proses tulis (write) dan execute. Nilainya lebih besar yaitu 4.



Pembagian permissions ini dengan nilai angka berkaitan. Angkanya unik. Yuk kita bahas. Pikirkan bahwa folder dan file dikerubuti oleh 3 orang gila (tri mas gentir) yaitu owner, groups, dan others. Ketiga mas (teng) ini mendapat izin boleh execute, boleh write dan juga boleh read. Tergantung pemberiannya. Jadi ketiga om-om (senang) ini angka memiliki angka konfigurasi seperti ini yaitu 666, 644, 775 atau 777.

Silakan di lihat gambar-gambar yang memiliki tiga warna tersebut. Tabel berwarna merah yaitu CHMOD folder 777 dan CHMOD file 666.

Angka nol menunjukkan bahwa tidak ada hak akses terhadap file.

Untuk detailnya silakan lihat pembahasan lebih lanjut di artikel berikutnya yaitu tentang arti empat gambar tersebut di Joomla. Judul





Misteri angka cemot ini menunjukkan tingkat keamanan dari jangkauan luas. Selama situs anda dipublish/share/ditontontkan ke orang luar maka yang mesti diingat adalah pertanyaan berikut ini?

1. Siapakah sajakah user yang boleh akses ke folder dan file? Apa nama kelompoknya? Usergoup mana?

2. Apa tingkat permissions yang boleh diberikan. Apakah seluruhnya? atau sebagian? Kapan CHMOD harus ditutup untuk publik? Kapan CHMOD harus dibuka publik?

3. Siapa saja (user) yang boleh mengakses folder/file secara menyeluruh

Di joomla user (visitor) permissions terbuka di registrasi dan forum di community builder. Dan beberapa komponen joomla yang membuka user pengunjung untuk terlibat dalam menulis (write) dan read (baca) file dan folder. Amankah? Semua tergantung anda. Tetap waspada.








Read more >>